Pages

Selasa, 10 Maret 2015

ASAL USUL PEMANDIAN BEKHTIHARJO



ASAL USUL PEMANDIAN BEKHTIHARJO

Mata air dan kolam renang di bawah pepohonan rindang di selatan kota tuak bagi orang yang pernah menghirup udara Tuban pasti mengenalnya..itulah SENDANG BEKTIHARJO.Ini juga merupakan salah satu unggulan tempat wisata bagi pemkab Tuban.Berbagai fasilitas telah di bangun di tempat ini. Mulai dari area parkir , los pedagang , area bermain , rumah makan , sampai kolam renang khusus anak-anak pun telah tersedia.Dengan tiket masuk antara Rp.1000,- s/d Rp. 2000,- kita sudah bisa menikmati keindahan kenyamanan dan keasrian telaga atau sendang bektiharjo ini.
Tempat ini selalu mengingatkan kita saat project TPPI berlangsung.Berkumpul di base camp maulana malik ibrahim, para bujang meluncur ke bekti untuk mencari pencerahan dan penyegaran badan.Raut muka bercahaya mata berbinar sambil menebar pesona sesampainya di pemandian adalah hal biasa yang kita lakukan ( maklum njomblo,red ).Apalagi hari minggu atau saat anak anak SMUNSA latihan renang hemh..suatu hal yang tak terlupakan untuk mengingat kebersaman dan kekelurgaan T-lab .Pura pura belajar renang , sambil menyelam kita meluncur dan saat menyembul tepat di tengah kerumunan cewek cewk itu ahh..suueeger !! airnya ( hush..!! haram..,red ). Tempat ini juga cocok untuk arena rekreasi keluarga ,tetapi harap hati hati bagi yang mempunyai anak kecil khususnya yang minum susu memakai botol dot. Saya pernah berlari lari mengejar monyet yang tiba tiba “menjambret” botol susu yang dipegang Akhdan. Tahu dikejar Si Monyet langsung naik ke pohon dan teriak kegirangan karena mendapat jarahan special susu BMT morinaga beserta botol nya..aaajiippp man..!!! Tapi lepas dari itu semua ,pemandian bektiharjo adalah salah satu dinamika kota Tuban yang tak mungkin terlupakan.Disamping sebagai tempat wisata, mata air bektiharjo juga di manfaatkan PDAM Tuban sebagi salah satu sumber air untuk konsumsi masyarakat Tuban.Walaupun tanpa treatment terlebih dahulu air tersebut langsung dialirkan kerumah rumah masyarakat Tuban. Mungkin bagi orang awam itu tidak masalah , tapi bagi kita yang tahu ilmu kimia air dengan kandungan kapur setinggi itu..ogah untuk diminum.Tapi disinilah letak keadilan ALLAH SWT , toh orang Tuban gak ada yang sakit gara gara minum air tersebut , mungkin karena mereka tak kuat beli air mineral / isi ulang seperti kita maka mereka di beri kekebalan alami oleh ALLAH.
Silahkan bagi yang masih penasaran dan kangen dengan suasana pemandian BEKTIHARJO , meluncurlah setiap saat kesana.Dari perempatan kapur Tuban ke arah selatan kurang lebih 7km anda akan menemukan eksotika nuansa alami pemandian BEKTIHARJO.Tempat yang akan kita ingat sepanjang masa ,disinilah aku pernah menapakkan kaki , menapakkan kaki di bumi RONGGOLAWE






Legenda Goa Akbar

Legenda Goa Akbar
Tidak seperti layaknya goa alam lain yang berlokasi di tempat terpencil, Goa Akbar yang merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Tuban berada tepat di bawah pasar rakyat. Keunikan goa dan muatan sejarah yang terkandung di dalamnya, menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke tempat wisata ini. Di goa dengan lintasan sepanjang 1,2 kilometer itu, pengunjung akan mendapatkan suasana yang sangat berbeda.
Mushola Goa Akbar

Pada sisi lain dari dalam gua terdapat sebuah ruangan yang bisa digunakan oleh pengunjung yang beragam islam untuk melakukan ibadah sholat. Bagian ini memiliki lantai dasar gua yang telah dilapis keramik warna putih dan hitam sebagai penanda barisan sholat.

Beberapa tempat di Gua Akbar dipercaya sebagai tempat Sunan Kalijogo dan Sunan Bonang pernah bertapa. Seperti ceruk yang diberi nama Pasepen Koro Sinandhi, yaitu tempat pintu yang dirahasiakan.  Diceritakan, konon Sunan Bonang mengetahui goa ini karena diajak Sunan Kalijogo yang saat itu masih bernama RM Sahid. Sehingga beberapa tempat di Goa Akbar akhirnya dipercaya sebagai tempat perjalanan religius Sunan Kalijogo dan Sunan Bonang, di samping wali-wali yang lain.

Legenda yang terkandung dalam goa itu pun berpadu dengan kepercayaan dan perkiraan sejarah. Seperti tempat yang terdapat di depan musholla dalam goa dimana terdapat ruang yang sangat luas. Tempat ini dikenal sebagai Paseban Wali yang dipercaya dulunya digunakan oleh para walisongo untuk berkumpul dan menyampaikan fatwa dan ajaran agama Islam.  Ditambah dengan adanya batu-batu besar yang terletak di bagian depan ruang, seakan menjadi podium bagi pembicara.
Ada pula batu yang disebut Gamping Watu Nogo yang dipercaya sebagai tempat pertapaan Sunan Kalijogo. Di bawah batu yang menjorok ke depan itu terdapat kolam.
Menurut cerita, selain tapak Sunan Kalijogo dan Sunan Bonang, ada Sunan Bejagung yang juga pernah bertapa di goa ini. Goa ini juga memiliki sumber air alami.

Melihat struktur tanah di kawasan ini banyak mengandung kapur, tidak heran jika goa ini memiliki stalagtit dan stalagmit yang berbeda. Lorong-lorong di Goa Akbar ini juga menyisakan kisah yang perlu dieksplorasi untuk memperoleh keunikannya.

Menurut cerita, lorong itulah yang digunakan untuk mengejar musuh kerajaan yang lari ke laut. Sementara lorong lainnya berujung pada Goa Ngerong di Kecamatan Rengel.
Berdasar buku 700 Tahun Tuban yang disusun R Soeparmo, tempat ini merupakan salah satu tempat asal usul Tuban. Perkiraan ini didasarkan pada temuan fosil binatang laut seperti kerang di batu-batu dan dinding goa. Temuan itu kian menguatkan posisi Goa Akbar sebagai goa fosil. Hingga kini, fosil-fosil di batu tersebut dapat disaksikan dengan jelas.

Sepanjang jalan dalam goa disediakan jalur dari paving block yang dibatasi oleh pagar steinless. Berbagai cerita yang terkandung di dalamnya, menjadikan tempat ini sangat penting.
Konon goa ini juga pernah dijadikan tempat persembunyian untuk mengatur strategi dan latihan ilmu kanuragan prajurit Ronggolawe, yang ketika itu berencana mengadakan pemberontakan ke Kerajaan Majapahit.




KELANGKAAN AIR BERSIH DI INDONESIA


                                                                                                                                                       

 


Permasalahan krisis air bersih di Indonesia tidak hanya terjadi pada satu daerah saja namun di beberapa daerah di Indonesia juga sering mengalami kelangkaan air bersih. Dilihat dari peta bumi dan geografinya, Indonesia seharusnya tidak terlalu khawatir terhadap krisis air bersih karena hampir sebagian besar wilayah Indonesia merupakan perairan, sekitar enam persen persediaan air dunia atau sekitar 21% dari persediaan air Asia Pasifik dimiliki oleh Indonesia. Ratusan sungai dan danau tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia, diperkirakan bahwa cekungan air yang terdapat di Indonesia sebesar 308 juta meter kubik. Yang menjadi pertanyaan besar adalah mengapa pada saat ini di Indonesia banyak terjadi krisis air bersih terutama di kota-kota besar? Hal ini terjadi disebabkan oleh berkurangnya potensi ketersediaan air bersih, yang dari tahun ke tahun cenderung mengalami penurunan sebesar 15%-35% per kapita setiap tahunnya (Indonesia Natural Environtment Status Book, 2009).
PENYEBAB KELANGKAAN AIR BERSIH :
1.       Pencemaran sungai
Pencemaran sungai merupakan salah satu penyebab utama kelangkaan air bersih. Pada dasarnya pencemaran air sungai merupakan kelalaian manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan. Pembuangan limbah-limbah rumah tangga, sampah dan limbah industri menjadi faktor penyebab pencemaran air sungai.

2.       Pengundulan Hutan
Pepohonan merupakan penyaring air terbaik di alam, dengan penebangan pohon sembarangan dan penggundulan hutan dapat menyebabkan pasokan air tanah menjadi sedikit. Dan hal ini yang menyebabkan kekeringan serta kelangkaan air pada musim kemarau.

3.       Populasi Penduduk Yang semakin meningkat
Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia sehingga menyebabkan  kebutuhan air bersih yang semakin banyak sedangkan pasokan dan pengolahan air bersih belum optimal, ini merupakan faktor lain penyebab kelangkaan airbersih.
4.       Lahan Resapan Air Yang Semakin Sempit
Populasi penduduk yang semakin meningkat akan berbanding lurus dengan kebutuhan tempat tinggal. Pemenuhan kebutuhanakan tempat tinggal mengakibatkan sawah, kebun, atau tanah kosong yang awalnya menjadi area penyerapan air kini tidak lagi.
Kelangkaan air memiliki berbagai dampak negatif bagi lingkungan. Penggunaan air yang berlebih terkait erat dengan kasus kelangkaan air. Kelangkaan air menyebabkan peningkatan kadar garam tanah, pencemaran nutrisi, hilangnya rawa, dan penyusutan tepi sungai.  Sesama lebih dari seratus tahun yang lalu, lebih dari setengah lahan basah di bumi telah hilang. Lahan basah seperti rawa dan tepi sungai merupakan habitat yang penting bagi mamalia, burung, ikan, amfibi, dan invertebrata, juga bagi manusia karena berbagai jenis lahan pertanian (seperti sawah) dibangun di atas lahan basah. Lahan basah juga berfungsi sebagai penyaring air dan perlindungan dari banjir.Laut Aral merupakan contoh kasus di mana kelangkaan air akibat irigasi berlebihan menyebabkan suplai air ke lokasi ini terhenti, menyebabkan hilangnya 58 ribu kilometer persegi perairan, dan salinisasi tanah terjadi sepanjang tiga dekade terakhir.
PENANGGULANGAN KELANGKAAN AIR BERSIH
1.       Membuang Sampah pada Tempatnya
Kata-kata tersebut memang terdengar klise, namun hanya itulah salah satu kunci dari penanggulangan kelangkaan air.Pembuangan limbah-limbah rumah tangga seperti air detergen ke sungai akan membuat ekosistem makhluk hidup di dalam air menjadi tidak seimbang atau mungkin akan musnah
2.       Membuat Daerah Resapan Air
Salah satu cara untuk menjaga dan melestarikan air bersih adalah dengan menyediakan tempat / daerah khusus resapan air.Daerah resapan air ini bisa berupa kebun-kebun yang ditanami berbagai pepohonan. Pohon merupakan salah satu penyaring alam terbaik untuk menjaga Kelestarian air bersih.